Kategori
Kegiatan

Kegiatan Pura Segara Surabaya Januari-April 2026

Rangkuman kegiatan rutin Pura Segara Surabaya, PHDI dan Pasraman Saraswati 1 ( Januari – April 2026 )

Pura Segara Surabaya terus menjadi pusat kegiatan keagamaan, pembinaan umat serta pendidikan bagi masyarakat Hindu di Surabaya sepanjang Januari hingga April 2026. Kegiatan difokuskan pada tiga pilar utama : kegiatan rutin pura, aktivitas organisasi Parisadha Hindu Dharma Indonesia serta pembinaan generasi muda melalui Pasraman Saraswati.

I.Kegiatan Rutin Pura Segara Surabaya

Kegiatan rutin pura dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari upaya menjaga sradha dan Bhakti umat hindu. Beberapa kegiatan yang berlangsung antara lain :

  • Persembahyangan rutin harian dan Kliwon.
  • Persembahyangan bersama hari suci Anggar Kasih,Purnama,Tilem dan Tumpek.
  • Persembahyangan bersama pada hari-hari suci besar seperti ( Hari Raya Saraswati, Hari Raya Pagerwesi, Hari Raya Nyepi dan Piodalan Pura Segara Surabaya.
  1. Hari raya Sivaratri malam pemujaan Siva pada hari sabtu, 17 januari 2026, selain kegiatan persembahyangan bersama juga dilaksanakan diskusi pemahaman perayaan sivaratri sebagai evaluasi diri sebagai instrospeksi diri dari kegelapan pikiran sebagai upaya meningkatkan kualitas diri. Umat hindu juga melaksanakan upawasa/puasa yang mengendalikan nafsu tidak makan dan minum juga mengendalikan diri dari nafsu duniawi.
  2. Hari raya Nyepi Tahun Baru Isaka 1948/2026 yang puncaknya pada 19 Maret 2026. Rangkaian menyambut tahun baru Isaka dengan rangkaian kegiatan :
    • Upacara Melasti yang bermakna Penyucian Diri, Penyucian Alam Semesta dan Penyucian Pratima ( Benda-benda Sakral Pura) ke sumber air. Pada tahun ini kerjasama PHDI Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya melaksanakan Upacara Melasti pada hari Sabtu,14 Maret 2026 Pukul 07.00 WIB dari Pura Segara menuju Taman Hiburan Pantai Kenjeran.
    • Upacara Tawur Kesanga yang bermakna harmonisasi antara manusia dengan sesama,alam semesta dan sang pencipta dilaksanakan pada hari Rabu,18 Maret 2026 Pukul 08.00 di Nista Mandala Pura Segara.
    • Pawai Seni Ogoh-Ogoh yang bermakna netralisasi energi negatif/buruk yang diwujudkan dengan patung/ogoh-ogoh yang dibakar/dimusnahkan sehingga menjadi bersih lahir dan bathin untuk selanjutnya memasuki hari tenang Nyepi untuk mengawali tahun baru saka dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Maret 2026 pukul 14.00 WIB di Parkir Luar Pura Segara Surabaya dengan rute mengelilingi Komplek TNI AL Kenjeran.
    • Catur Brata Penyepian yang sarat dengan makna,tidak menyalakan api sebagai simbol mengendalikani hawa nafsu, tidak bekerja sebagai momen untuk introspeksi kesalahan sebelum dan harapan sesudahnya,tidak bepergian adalah sebagai momen untuk alam semesta adalah satu hari kesempatan alam sekitar beristirahat dari polusi udara dengan tidak bepergian yang biasanya menggunakan kendaraan bermotor,tidak bersenang-senang sebagai momen mengasah empati dan simpati dilaksanakan pada hari Kamis, 19 Maret 2026 di rumah masing-masing.
    • Ngembak Geni bermakna mulai menyalakan api semangat untuk memulai kehidupan baru tentunya dengan harapan baru yang lebih baik, dilaksanakan pada hari Jumat, 20 Maret 2026 Pukul 06.30 WIB di Utama Mandala Pura Segara.
  3. Persembahyangan Hari Raya Saraswati pada hari Sabtu, 4 April 2026 Pukul 08.00 WIB sebagai peringatan turunnya ilmu pengetahuan sebagai makna wujud rasa syukur atas karunia pengetahuan yang menjadikan umat manusia cerdas,maju dan menjadi bijaksana. Pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai manifestasi Sang Hyang Aji Saraswati, pada hari Minggu dilaksanakan Upacara Banyu Pinaruh bermakna mendapat air pengetahuan yang mencerdaskan sebagai penerang untuk mengamalkan ilmu pengetahuan.Dilanjutkan perayaan hari suci Pagerwesi yang bermakna ilmu pengetahuan dengan kecerdasan sebagai benteng yang kuat untuk melaksanakan dharma yang berlandaskan dharma itu sendiri.
  4. Persembahyangan Tumpek Landep dilaksanakan pada hari Sabtu,18 April 2026 sebagai hari suci Pemujaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan manifestasi sebagai Sang Hyang Siwa Pasupati sebagai permohonan anugerah kecerdasan dan ketajaman pikiran untuk bisa memilah hal-hal baik dan suci serta mensyukuri atas peralatan yang mempermudah kehidupan yang tentram dan bahagia.

II. Kegiatan Parisadha Hindu Dharma Indonesia

Membangun umat yang Cerdas, Mandiri dan Berbudaya dalam bingkai Spiritualis Hindu yang dilaksanakan di Pura Segara Surabaya,setiap kegiatan Pura Segara yang bekerjasama dengan Pemerintahan,Lembaga dan Instansi lain akan selalu bersinergi dengan PHDI Jawa Timur dan PHDI Kota Surabaya.

Kantor Pusat PHDI Jawa Timur dan Lembaga-Lembaga Hindu Jawa Timur di Pura Segara Surabaya Jl. Memet S No.1A Komplek TNI AL Kenjeran. Kegiatan PHDI Kota Surabaya antara lain :

  1. Dharma Thula hari Suci Sivaratri dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Januari 2026 Pukul 08.00 WIB di Madya Mandala.
  2. Seleksi Beasiswa Penghafal Kitab Suci Weda 2026 dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Februari 2026 bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Surabaya di Wantilan Agung Dewa Ruci.
  3. Seminar Peningkatan Shrada Bhakti Berkelanjutan melalui Meditasi dan Yoga dilaksanakan pada hari Minggu, 22 Februari 2026 Pukul 08.00 di Wantilan Agung Dewa Ruci.
  4. Pelaksanaan Upacara Melasti,Tawur Kesanga dan Pawai Seni Ogoh-Ogoh rangkaian menyambut Tahun Baru Isaka 1948/2026 di Pura Segara Surabaya.
  5. Pasraman Kilat untuk simakrama Siswa-siswi Hindu tingkat PAUD-SMU di Surabaya kerjasama PHDI Kota Surabaya dengan Pasraman Saraswati Se-Surabaya yang dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu 28&29 Maret 2026 di Pura Segara. Kegiatan yang mengaplikasikan tema perayaan Nyepi Satu Bumi Satu Keluarga, diisi dengan kegiatan yang beragam kegiatan sehingga target edukasi dalam suasana yang gembira dan rasa kebersamaan dirasakan oleh seluruh siswa-siswi peserta Pasraman Kilat. Program ini adalah energi positif untuk generasi hindu untuk saat ini dan masa-masa mendatang.

III. Kegiatan Pasraman Saraswati 1

Kegiatan-kegiatan di Pasraman Saraswati 1 Pengetahuan Hindu dan Pelestarian Budaya Bali sebagai program yang konsisten dilaksanakan untuk meningkatkan Sradha dan Bhakti sejak usia dini. Kegiatan antara lain :

  1. Pembelajaran siswa-siswi hindu tingkat PAUD – SMU dilaksanakan dan Melukat di setiap hari Minggu mulai Pukul 08.00 s/d 11.00 WIB di Ruang Kelas Pasraman Saraswati 1 dan Grya Bilawali, Pura Segara Surabaya.
  2. Latihan Gong dengan tetabuhan Bali di Wantilan Agung Dewa Ruci.
  3. Latihan tari Bali di lantai 1 Sekretariat Bersama Lembaga Hindu Jatim Pura Segara.
  4. Latihan Kidung,Sloka di Bale Tajuk Panjang Pura Segara.

Terima kasih kepada seluruh umat dan dermawan yang telah berpartisi aktif dalam menyukseskan setiap agenda kegiatan di Pura Segara Surabaya. Tanpa gotong royong,bekerjasama dengan ketulusan momen-momen indah tidak akan tercapai. Mari kita terus menjaga semangat kebersaman menyambut kegiatan-kegiatan yang positif untuk masa depan umat Hindu dalam meningkatkan kualitas sradha dan bhakti.

Pastikan Anda dan keluarga tetap terjalin terus rasa persaudaraan sebagai umat sedharma, ikuti terus kegiatan di Pura Segara Surabaya yang mencerdaskan dijalan dharma.

Kategori
Uncategorized

Semarak Perayaan Nyepi di Surabaya

MELALUI DHARMA AGAMA DAN DHARMA NEGARA MARI KITA SUKSESKAN PESTA DEMOKRASI INDONESIA

Rangkaian perayaan hari suci Nyepi untuk menyambut tahun baru Saka 1945 / 2023 diSurabaya sudah berjalan dengan sukses, lancar dan meriah. Perayaan Nyepi adalah ritual tahunan yang dilaksanakan oleh umat hindu di Indonesia,hari raya ini tepatnya pada Tilem sasih kesanga yang jatuh pada hari Selasa, 21 Maret 2023. Rangkaian kegiatan menyambut hari suci nyepi terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan :

Melasti di Pura Segara Surabaya

1.Upacara Melasti yaitu ritual upacara sebagai simbolis pembersihan/penyucian baik pembersihan diri lahir dan bathin juga pembersihan alam semesta dari hal-hal yang bersifat negatif. Upacara melasti umumnya dilaksanakan didekat sumber air seperti laut,danau,sungai dan mata air yang dijadikan sumber kehidupan. Untuk perayaan melasti di Kota Surabaya tahun 2023 dipusatkan di Pura Segara Surabaya yang dilaksanakan pada hari Minggu, 19 Maret 2023 dengan rute yang cukup dekat yaitu di lapangan parkir perumahan Mentari Kenjeran. Lokasi terbuka yang cukup luas dan berhadapan langsung dengan laut kenjeran serta adalah pengalaman pertama melasti dilaksanakan dilokasi ini.

Perjalanan yang cukup dekat berjarak hanya 1,4 km bisa ditempuh 30 menit berjalan kaki memudahkan umat Hindu yang melaksanakan upacara melasti mengiringi masing-masing pratima dari pura yang ada disekitar surabaya , sepanjang perjalalanan suasana cukup teduh karena banyaknya pohon-pohon perindang disisi jalan raya cukup membantu dari terhindar dari teriknya matahari di Surabaya.

Rangkaian kegiatan melasti dari Pura Segara dimulai dari iring-iringan pratima masing-masing pura ke lokasi pelaksanakan upacara melasti diiringi kidung-kidung suci, gamelan baleganjur , tari-tarian yang dipersembahkan oleh LPDG Kota Surabaya,Sekeha Gong dan Ibu- Ibu dari WHDI Kota Surabaya yang bersemangat ngayah.

Upacara melasti di Surabaya dipuput oleh Ida Pedanda Gede Anom Jala Karana Manuaba dan Ida Pandita Wijaya Kusuma Putra Nirmala, upacara yang berjalan lancar,sukses dan khidmat sebagai wujud hasil dari keihkhlasan semua pihak dalam mempersiapkan sarana dan prasarana pelaksanaan melasti di Pura Segara.

Hal positif dari lokasi melasti di Pura Segara juga dirasakan masyarakat sekitar bahwa setiap kegiatan umat Hindu memberikan dampak dan kesan positif dari masyarakat dan pemerintah disisi ekonomi contoh seperti hadirnya UMKM yang dibina pemerintah kecamatan bulak sebagai wujud sinergitas pemerintah dan umat hindu surabaya.

2.Upacara Tilem dan Upacara Tawur Kesanga

Upacara tilem dan tawur kesanga di hari yang sama yaitu pada hari Selasa 21 Maret 2023, Upacara tilem sebagai kegiatan rutin setiap 30 hari sekali dilaksanakan di area Utama Mandala Pura Segara Surabaya yang dilanjutkan dengan Upacara Tawur Kesanga di area Nista Mandala Pura Segara. Upacara tawur kesanga yaitu disebut juga mecaru yang tujuannya dalah harmonisasi alam semesta untuk keselarasan dan kesejahteraan umat manusia yang dilaksanakan di area pura dan selanjutnya dilaksanakan dirumah masing-masing dengan maksud dan tujuan yang sama.

3.Pawai Seni Ogoh-Ogoh

Pawai Seni Ogoh – Ogoh Kota Surabaya

Kegiatan Pawai Seni ini adalah salah satu yang ditunggu-tunggu waktunya oleh umat hindu dan masyarakat surabaya, pertunjukan seni kolosal dari KMHDI Kota Surabaya mengawali pembukaan pawai seni yang secara khusus dihadiri oleh Walikota Surabaya ” CAK ERI CAHYADI ” untuk mengibarkan bendera start Pawai Seni di area luar Pura Segara. Sambutan walikota Surabaya yang menekankan bahwa kota Surabaya adalah rumah semua agama untuk hidup rukun dan damai,sekaligus memberikan motivasi peserta pawai seni dengan yel-yel yang membangkitkan semangat.

Sambutan masyarakat surabaya sangat meriah dan antusias dengan hadirnya pawai seni ogoh-ogoh yang 3 tahun tidak terlaksana karena pandemi corona, penuhnya masyarakat yang memadati jalan-jalan dari rute pawai seni menambah semangat umat yang hadir mengikuti kegiatan pawai seni. Pawai seni ogoh-ogoh diikuti beberapa group peserta seperti :

  • Peserta Pembuka
  • Peserta Pengusung ogoh-ogoh
  • Peserta Pawai obor dan kulkul
  • Peserta Penari
  • Peserta Sekeha Gong/Gamelan Baleganjur

Diiringi masyarakat yang berbaur bergembira bersama menikmati pertunjukkan seni yang sangat istimewa menambah semaraknya perayaan Nyepi disurabaya, di akhir kegiatan pawai adalah prosesi pralina dari ogoh-ogoh yang sudah selesai di arak keliling yang dilaksanakan diarea parkir luar yang dipuput oleh Pemangku Pura Segara. Suasana ramai dan meriah membuat masyarakat sekitar enggan beranjak pergi meninggalkan lokasi pawai sambil bercerita momen – momen istimewa yang mereka abadikan melalui kamera yang terpantau di platform media sosial dari update foto dan status masyarakat surabaya tentang suasana pawai seni ogoh-ogoh di pura segara. Suasana berganti dari riuh dan ramainya menjadi Sunyi/Sepi/Nyepi dihari berikutnya. Pawai seni ogoh – ogoh adalah simbolis dari manusia untuk menghilangkan sifat-sifat buruk yang disimboliskan dengan patung-patung raksasa yang diarak dan kemudian dibakar, tujuannya adalah umat hindu menyambut tahun baru saka dengan hati yang damai sehingga di tahun saka yang baru harapannya lebih banyak menikmati kesuksesan,kebahagiaan dan kedamaian.

4.NYEPI dan Ngembak Geni

Memasuki hari pertama tahun baru saka 1945 yaitu pada hari rabu,22 Maret 2023 umat hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian / Berpuasa yang meliputi empat hal yaitu :

  • Amati Geni ( Tidak menyalakan api )
  • Amati Karya ( Tidak Bekerja/tidak melaksanakan rutinitas )
  • Amati Lelungan ( Tidak Bepergian/Keluar rumah untuk bisa lebih fokus pada diri sendiri )
  • Amati Lelangunan ( Tidak Bersenang-senang / Hiburan )

Catur brata penyepian adalah konsep instrospeksi diri, pemahaman diri agar mengendalikan diri untuk tidak terpengaruh sifat-sifat buruk, sehingga kita bisa menapaki hari-hari kedepan dengan lebih baik. Khusus ini momen Nyepi adalah waktu istirahatnya alam semesta/bumi dari berbagai polusi akibat rutinitas manusia yang dilaksanakan selama satu hari penuh. Berharap semoga suatu saat nanti moment Nyepi ini menjadi kegiatan nasional satu hari tanpa polusi di Indonesia

Satu hari setelah Nyepi adalah Ngembak Geni, hari dimulai aktifitas persembahyangan bersama dan selanjutnya memulai aktifitas rutin dengan api semangat,kerja keras dan kerja cerdas. Setelah satu hari instrospeksi selanjutnya adalah outputnya dalam kehidupan sehari-hari kedepan sehingga tujuan dari rangkaian pelaksanaan hari raya Nyepi bisa tercapai dan bisa berjalan baik sampai pada Nyepi ditahun berikutnya.

5. Dharma Santhi dan Angayubagia

Setiap momen-momen besar hari raya akan memberikan pelajaran dari seluruh rangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan,berupa pesan-pesan,motivasi dan catatan yang disampaikan pada saat dharma santhi untuk mempersiapkan langkah kedepan yang lebih baik .Dilanjutkan dengan acara Angayubagia sebagai bentuk rasa syukur bahwa seluruh kegiatan yang dilaksanakan sudah berjalan sesuai rencana, menyadari ketidak sempurnaan adalah wujud rasa syukur bahwa semua terjadi adalah semua atas kehendak-Nya. Angayubagia dilaksanakan pada hari Minggu,9 April 2023 di Wantilan Agung Dewa Ruci yang dihadiri Tokoh-tokoh umat Hindu,PHDI, Perwakilan pengemong pura,KMHDI kota Surabaya, siswa pasraman saraswati dan umat hindu sektor di surabaya berbaur bersama-sama menikmati kebahagiaan.

Ucapan terima kasih ditujukan kepada semua pihak yang sudah membantu dengan ikhlas sehingga pelaksanaan rangkaian kegiatan Nyepi Tahun baru saka 1945 berjalan lancar dan sukses :

  1. Walikota Surabaya ” CAK ERI CAHYADI “
  2. Pemerintah Kota Surabaya
  3. DPRD Kota Surabaya
  4. PHDI Kota Surabaya
  5. PHDI Provinsi Jatim
  6. KMHDI Kota Surabaya
  7. Pengelola Perumahan Pantai Mentari
  8. Semeton Hindu Surabaya
  9. Masyarakat Kota Surabaya
  10. Para Donatur yang Dermawan

Akhir kata permohonan maaf atas segala kekurangan dan ketidak sempurnaan dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan Nyepi di Pura Segara Surabaya dan Atas asung kerta wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa semoga semua diberikan anugerah selalu dalam keadaan sehat,bahagia serta sukses dalam tugas dan karir.

Matur Suksema.

GYP

Gamstop allows you to choose the duration of your exception. The minimum https://luck-of-spins.co.uk/ is six months, and the maximum is five years old, which is perfect for those who want to tie up with gambling.